WordPress (WP) memiliki fitur multi site, dimana satu installasi WP menjadi beberapa logical site. Baik dengan sub-domain, misalnya: www.example.com, blog.example.com, atau dengan sub-folder: example.com/site1, example.com/site2. Blog acibut.com telah memiliki WP multi site dengan sub-folder acibut.com/jobs dan acibut.com/markteplace.

Untuk membangun WP multi site (WP MU), sebaiknya dimulai dengan installasi WP yang masih fresh alias belum ada postingan. Jika Anda sudah memiliki posting sebelumnya, sebaiknya di-export untuk nanti di-import jika site telah selesai diseting.
1. Edite file wp-config.php, cari baris /* That’s all, stop editing! Happy blogging. */, tambahkan baris code seperti dibawah:
define('WP_DEBUG', false);
define('WP_ALLOW_MULTISITE', true);
define( 'MULTISITE', true );
/* That's all, stop editing! Happy blogging. */
Simpan setingan, kemudian coba masuk ke administrator dashboard.
2. Jika setingan sudah terdektesi oleh WP, akan menu Network Admin di profile menu sebelah kanan atas:
Klik Network Admin, pada menu bar di kiri di bagian Settings, klik Network Setup. WP akan memberikan parameter yang harus dimasukan ke wp-config.php dan .htaccess:
Edit kembali wp-config.php, contoh parameter untuk site acibut.com:
define( 'MULTISITE', true );
define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', false );
$base = '/';
define( 'DOMAIN_CURRENT_SITE', 'acibut.com' );
define( 'PATH_CURRENT_SITE', '/' );
define( 'SITE_ID_CURRENT_SITE', 1 );
define( 'BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1 );
Perhatikan Anda tidak bisa mengubah dari sub-domain mode ke sub-folder, begitupun sebaliknya. Pada contoh diatas, acibut.com disetting ke sub-folder mode dengan dengan baris define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', false ); jika network site selesai diseting.
kemudian edit .htaccess:
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
# uploaded files
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?files/(.+) wp-includes/ms-files.php?file=$2 [L]
# add a trailing slash to /wp-admin
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
RewriteRule ^ – [L]
RewriteRule ^[_0-9a-zA-Z-]+/(wp-(content|admin|includes).*) $1 [L]
RewriteRule ^[_0-9a-zA-Z-]+/(.*\.php)$ $1 [L]
RewriteRule . index.php [L]
Setelah semua setingan disimpan, reload kembali WP, Anda akan diminta login ulang. Dimenu sebelah kiri atas akan ada Sites menu. Coba buat site baru dengan klik Add New.
Dengan WP MU, manajemen beberapa blog akan lebih mudah. Anda cukup menginstal plugin dan theme pada site utama, maka plugin dan theme akan tersedia untuk semua site. Jika blog Anda memungkinkan user untuk register, maka user tersebut akan dat mengakses semua user area pada semua network site.